Prompt Senjata Nuklir Disisipkan ke Malware untuk Mengecoh AI
Peneliti keamanan siber menemukan teknik baru yang digunakan kelompok hacker pro-Rusia untuk mengganggu analisis malware berbasis Artificial Intelligence (AI). Dengan menyisipkan prompt tentang pembuatan senjata nuklir ke dalam kode berbahaya, pelaku berusaha memicu sistem keamanan AI agar menolak menganalisis file tersebut. Teknik bernama GuardBreaker ini menunjukkan bahwa mekanisme perlindungan AI juga dapat dimanfaatkan sebagai senjata dalam serangan siber modern.
